Senin, 22 September 2014

Blog Baru Saya

mulai saat ini, blog Fiera Scout ini berpindah alamat ke www.fierascout.blogspot.com

[+/-] Selengkapnya...

Senin, 28 April 2014

Di Bawah Terik

Panas ini semakin melucuti kulitku,
Menggerogori daging yang telah memerah ini,
Sesekali  hendak menghancur-leburkan tubuh bejadku,
Pedih rasanya,
Terdiam alam tak banya bicara,
Dengan sekejap telah ia luluhlantakkan segalanya

28 April 2014


[+/-] Selengkapnya...

Rabu, 16 Januari 2013

Bumi Cinta - Fiera SCT


Ternyata hati telah memilih
tuk sandarkan benih kasihku
Janjimu padaku 
tak kan pernah ku lupakan
aku bagaikan angin biru
terdampar pada surya senja
yang berkilau lagi berpijak
pada bumi cinta kita
berdua…..
Reff:    Hari ini kan ku berikan syairku untukmu
ku utus tuk menemanimu
Bila nanti kau merindukan aku
            Dekapku dalam nyanyian merdumu
            di bumi cintaku


            Hooooo..yeiye haaaaa.....
            Hooooo...

Reff:    Hari ini kan ku berikan syairku untukmu
ku utus tuk menemanimu
Bila nanti kau merindukan aku
            Dekapku dalam nyanyian merdumu
            di bumi cintaku

Cipt. Fiera
Aransment. Azhar

[+/-] Selengkapnya...

Maaf Kupergi - Fiera SCT


 Am                    Em
Kau yang slalu di hati
          Dm             F              G
tapi mengapa kau yang selalu menyakiti

          Am             F            Dm
Dan kau tak pernah memikirkanku
          F                G     C    
Selalu saja aku yang salah
          F                G
Namun ingatlah bahwa
          Em                            Am     Dm
Takdir cintalah yang kan membalas semuanya
   G
karena……………..
F                          G            Em            E
Kau bukan sgalanya yang ku impikan
Dm        G
pergi menjauh

[+/-] Selengkapnya...

Kamis, 08 November 2012

Penjabaran materi SKU Penggalang

SKU Penggalang 1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan berturut-turut. Keterangan: : a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain. b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu. c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya.

d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebagainya. Teruskanlah latihanmu sa rutin, dan teratur, tertib dan gembira. 2. Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya. DASA DARMA Pramuka Itu : 1 Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2 Cinta Alam dan kasih sayang sesama manusia 3 Patriot yang sopan dan ksatria 4 Patuh dan suka bermusyawarah 5 Rela menolong dan tabah 6 Rajin, terampil dan gembira 7 Hemat, cermat dan bersahaja 8 Disiplin, berani dan setia 9 Bertanggung jawab dan dapat dipercaya 10 Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan Pengertiannya : a. Dasa Darma adalah ketentuan moral Pramuka atau watak Pramuka. Dasa Darma Pramuka itu berarti sepuluh tuntunan tingkah laku bagi Pramuka Indonesia yang berisi penjabaran Pancasila, agar para Pramuka dapat mengerti, menghayati, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. b. Takwa kepada Tuhan Yang maha Esa : 1) Bersikap cinta dan kasih sayang, setia, patuh, adil, jujur dan suci. 2) Melaksanakan ibadah menurut agamanya. 3) Memperingati hari-hari besar agama. 4) Menghormati orang yang beragama lain. 5) Mengikuti ceramah-ceramah keagamaan. 6) Menghormati orang tua. c. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia : 1) Mencintai segala macam tumbuh-tumbuhan dan hewan. Mengenal berbagai jenisnya, sifat-sifatnya dan manfaatnya. 2) Tidak mementingkan diri sendiri. 3) Menghargai orang lain. 4) Mengaku saudara kepada Pramuka lain (sedunia). d. Patriot yang sopan dan ksatria : 1) Menjadi putra tanah air yang siap berbakti dan Siaga membela ibu pertiwi. 2) Menghormati dan memahami lambang negara, bendera Sang Merah Putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya. 3) Memahami nilai-nilai luhur bangsa Indonesia (kekeluargaan, gotong royong, ramah tamah, dan religius). 4) Mengenal adat istiadat suku-suku bangsa di Indonesia. 5) Selalu membela yang lemah dan yang benar. 6) Membiasakan diri mengakui kesalahan dan membenarkan yang benar. 7) Hormat kepada orang tua, guru dan pemimpin. e. Patuh dan suka bermusyawarah : 1) Menepati janji. 2) Mematuhi peraturan. 3) Menghargai pendapat orang lain. 4) Merumuskan kesepakatan dengan memperhatikan kepentingan orang banyak. 5) Membiasakan bermusyawarah sebelum melakukan kegiatan. f. Rela menolong dan tabah : 1) Cepat menolong kecelakaan tanpa diminta. 2) Memberi tempat di tempat umum kepada wanita dan orang tua. 3) Membiasakan diri mengatasi masalah-masalah. 4) Pantang mundur menghadapi kesulitan. g. Rajin, terampil dan gembira : 1) Membiasakan membaca buku-buku yang bermanfaat. 2) Membiasakan untuk menyusun dan menepati jadwal yang dibuat. 3) Bekerja menurut manfaat. 4) Tidak terlalu cepat menegur, mengkritik, dan menyalahkan. 5) Bergembira dalam setiap usaha. 6) Tidak menunda-nunda pekerjaan sampai besok. 7) Memilih jenis keahlian yang sesuai dengan bakat. Tidak cepat puas dalam menyelesaikan pekerjaan. 9) Tidak menolak segala tugas yang diberikan padanya. h. Hemat, cermat dan bersahaja : 1) Menggunakan waktu dengan tepat. 2) Tidak ceroboh. 3) Berpakaian sederhana tidak berlebih lebihan. 4) Menghemat listrik, air, uang sehingga tidak terbuang percuma. 5) Membiasakan untuk menabung. i. Disiplin, berani, dan setia : 1) Berusaha untuk mengendalikan diri. 2) Mentaati peraturan. 3) Menjalani ajaran dan ibadah agama. 4) Belajar untuk menilai kenyataan, bukti, dan kebenaran informasi. 5) Patuh dengan pertimbangan dan kenyakinan. j. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya : 1) Segala yang diperintahkan, dilakukan dengan tanggung jawab penuh. 2) Berani bertanggung jawab atas sesuatu tindakan yang diambil dalam hal tugas yang tidak dapat atau sulit dikerjakan. 3) Tidak akan mengelakkan tanggung jawab dengan alasan yang dicari-cari. 4) Jujur terhadap diri sendiri dan orang lain terutama yang menyangkut uang, materi, dan lain-lain. 5) Apa yang dikatakan bukan suatu karangan yang dibuat-buat. 6) Dalam menerima tugas, pasti dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. 7) Dalam kehidupannya sehari-hari, ia tidak akan berbuat sesuatu yang tidak baik, meskipun tidak ada orang yang tahu atau yang mengawasinya. Selalu menepati waktu yang telah ditentukan. k. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan : 1) Selalu melihat dan memikirkan sesuatu pada segi baiknya atau hikmahnya dan tidak terlintas sama sekali pemikiran ke arah tidak baik. 2) Setiap apa yang telah dikatakan itu benar, jujur serta dapat dipercaya dengan tidak menyinggung perasaan orang lain. 3) Sebagai akibat dari pikiran dan perkataan yang suci, seorang Pramuka harus sanggup dan mampu berbuat yang baik dan benar untuk kepentingan negara, bangsa, agama dan keluarga. 4) Dengan selalu melakukan pikiran , perkataan, dan perbuatan yang suci akan menimbulkan pengertian dan kesadaran menurut siratan jiwa Pramuka TRISATYA PENGGALANG Demi Kehormatanku Aku berjanji akan bersungguh-sungguh : - Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan Pancasila. - Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat. - Menepati Dasa Darma. Pengertannya : a. Tri Satya merupakan janj seorang Pramuka yang harus dtepat. b. Pramuka berjanji dengan Tri Satya, dengan sepenuh kehormatannya dan ia selalu berusaha memenuhi janjinya itu demi kehormatannya semata. c. Kewajiban kepada Tuhan, jelas ia harus memeluk suatu agama yang dinyakini. Segala ajarannya dilakukan dan segala larangannya dihindarkannya. d. Kewajiban kepada negara, seorang Pramuka akan selalu berusaha menjunjung tinggi kehormatan dan kewibawaan negaranya (Indonesia) dengan jalan tunduk kepada undang-undang yang berlaku, menghormati benderanya, melaksanakan dasar negaranya menghayati lambang negaranya, mengakui pemerintahannya, dan menghayati lagu kebangsaannya. e. Mengamalkan Pancasila, dengan jalan melaksanakan dan menjalankan tuntunan tingkah laku dalam ajaran P-4. f. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat, sudah dijelaskan dalam uraian Dasa Darma. Sedang mempersiapkan diri untuk membangun masyarakat, seorang penggalang harus mencari ilmu di sekolah dan pengetahuan di masyarakat agar kelak setelah dewasa ia menjadi manusia yang berguna. Segala ketrampilan ia pelajari sebaik-baiknya untuk persiapannya dikemudian hari. 3. Dapat memberi salam Pramuka dan tahu maksud penggunaannya : Sikap : Bersikap sempurna, tangan kanan pada pelipis kanan, jari rapat. (sikap menghormat). Salam Pramuka diberikan kepada : a. Sesama Pramuka, sebagai perwujudan persaudaraan. b. Bendera Merah Putih, sebagai kedaulatan negara. c. Kepala negara, sebagai kepala pemerintahan. d. Lagu Indonesia Raya, sebagai lagu kebangsaan. e. Pejabat pemerintah, sebagai pemegang pemerintahan. f. Jenazah Pahlawan, sebagai perwujudan rasa duka cita dan perjalanan suci. g. Ucapan janji Tri Satya dan Dwi Satya, sebagai ikatan persaudaraan h. Panji-panji Pramuka, sebagai kesetiaan, kepada organisasi. i. Guru, orang tua, dan pembina, sebagai rasa hormat atas pengabdian dan pengalamannya. Salam Pramuka dilaksanakan dengan sikap : a. Rajin (menurut aturannya). b. Tertib (pada tempat yang layak). c. Sempurna (tidak canggung). d. Sopan (bermuka manis, gembira, dan tersenyum). 4. Tahu arti lambang Gerakan Pramuka Artinya : a. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan “cikal”, dan istilah “cikal bakal” di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama yang menurunkan generasi baru. Jadi, buah nyiur yang tumbuh itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi Kelangsungan hidup bangsa Indonesia. b. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniahnya sehat, ulet, kuat, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia. c. Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan keadaan sekelilingnya. Jadi, lambang itu mengiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat di mana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga. d. Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon tertinggi di Indonesia. Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yang mulia dan jujur, dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu. e. Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi, lambang itu mengiaskan tekad dan kenyakinan seorang Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat, dan nyata ialah tekad dan kenyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya. f. Nyiur adalah pohon yang serba guna, dari ujung atas hingga akarnya. Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa, dan negara Kesatuan Republik Indonesia, serta kepada umat manusia. 5. Tahu cara menggunakan bendera kebangsaan Indonesia, tahu sejarahnya dan tahu arti kiasan warna-warnanya : a. Cara menggunakan bendera kebangsaan : 1) Pada hari-hari besar nasional, atau perayaan lain yang menggembirakan nusa dan bangsa, dipasang di ujung tiang. 2) Pada hari-hari berkabung Nasional, dipasang setengah tiang. 3) Jika bendera kebangsaan dikibarkan pada tiang,maka besar serta tinggi tiang itu sedapat-dapatnya seimbang dengan besarnya bendera itu. 4) Jika dipasang pada dinding, harus dipasang membujur merata. 5) Jika dipasang bersama-sama dengan bendera lain (bendera negara asing, bendera organisasi), maka bendera kebangsaan dipasang disebelah kanan. 6) Jika ada dua atau lebih bendera lain, maka bendera kebangsaan harus dipasang di tengah. 7) Pada waktu dikibarkan atau dibawa, bendera kebangsaan tidak boleh menyinggung tanah, air atau benda-benda lain. b. Sejarah bendera kebangsaan : 1) Tahun 1292 tentara Jayakatwang telah menggunakan warna merah-putih pada waktu menyerang kekuasaan Kertanegara dari Singosari. 2) Tahun 1350-1389 dalam Pemerintahan Raja Hayamwuruk, pada waktu diadakan upacara hari kebesaran dipakai warna merah dan putih. 3) Tahun 1340-1347 ketika Maharaja Adityawarman di Minangkabau, ada bendera gambar alam Minangkabau, yang berwarna merah-putih-hitam, (merah = warna hulubalang, putih = warna agama, hitam = warna adat Minangkabau). 4) Di Kraton Solo terdapat pusaka berbentuk bendera Merah Putih peninggalan Kyai Ageng Tarub, putra Raden Wijaya, yang menurunkan raja-raja di Jawa. 5) Dalam Babat Tanah Jawa (Babat Mentawis) disebutkan bahwa ketika Sultan Agung berperang melawan negara Pati, tentaranya bernaung di bawah bendera Merah Putih “Gula Kelapa”. 6) Tahun 1922 Perhimpunan Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih di negeri Belanda dengan kepala banteng ditengah-tengahnya. 7) Tahun 1927 di Bandung lahirlah Partai Nasional Indonesia (PNI), yang bertujuan Indonesia Merdeka.PNI mengibarkan bendera Merah Putih kepala banteng. Tanggal 28 Oktober 1928 berkibarlah untuk pertama kalinya bendera Merah Putih sebagai bendera kebangsaan yaitu dalam kongres Indonesia Muda di Jakarta. Sejak itu berkibarlah bendera Merah Putih di seluruh kepulauan Indonesia. 9) Pada Tanggal 17 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan mengibarkan bendera Merah Putih yang pertama kali di bumi Indonesia Merdeka. (Pegangsaan Timur 56, Jakarta). 10) Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI menetapkan UU ‘45 (Undang-Undang Dasar 1945). Dalam UUD ‘45, bab I, pasal 1, ditetapkan bahwa negara Indonesia ialah negara Kesatuan yang berbentuk Republik. Dalam pasal 35 ditetapkan pula bahwa bendera negara Indonesia ialah Sang Merah Putih. c. Arti kiasan warna-warnanya : Warna merah pada umumnya merupakan lambang keberanian, kewiraan. Sedangkan warna putih merupakan lambang kesucian. 6. a. Dapat dengan hapal menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bait pertama di muka Pasukan Penggalang atau dimuka pendengar lain dan tahu sikap yang harus dilakukan, jika lagu kebangsaan diperdengarkan atau dinyanyikan pada suatu upacara. b. Tahu sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya. a) (1) Lagu Indonesia Raya (bait pertama) : Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku, Di sanalah aku berdiri, jadi Pandu Ibuku Indonesia, kebangsaanku, bangsa dan tanah airku, Marilah kita berseru, Indonesia bersatu, Hiduplah tanahku, hiduplah negriku, Bangsaku, rajyatku, semuanya, Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, Untuk Indonesia Raya. Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang kucinta, Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang kucinta, Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya (2) Sikap yang harus dilakukan : Pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan pada kesempatan upacara maka orang yang hadir, berdiri tegak di tempat masing-masing dengan sikap sempurna dan dengan khidmat mengikuti lagu tersebut. b) Sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya Lagu kebangsaan Indonesia Raya diciptakan oleh komponis muda Indonesia bernama Wage Rudolf Soepratman, seorang guru dan juga wartawan surat kabar “Kaoem Moeda” W.R. Soepratman dilahirkan di Jatinegara, 9 Maret 1903. Lagu itu dinyanyikan pertama kali pada masyarakat di dalam Kongres Pemuda Indonesia tanggal 28 Oktober 1928 di gedung Indonesiche Club Jalan Kramat No 106, Jakarta. Pada waktu penjajahan lagu Indonesia Raya sering dilarang dan dihalang-halangi oleh pemerintah kolonial. Setelah Proklamasi Kemerdekaan lagu Indonesia Raya ditetapkan sebagai lagu kebangsaan.

[+/-] Selengkapnya...

Kamis, 01 November 2012

TARIF TERBARU INTERNET UNLIMITED SMARTFREN CONNEX







USERNAME & PASSWORD

Untuk pelanggan Mobi dapat menggunakan username: M8 dan password: M8
Untuk pelanggan Smart dapat menggunakan username: Smart dan password: Smart

PAKET INTERNET SMARTFREN CONNEX PRABAYAR

Nikmati Paket Internet Smartfren Connex Prabayar dengan berbagai pilihan sebagai berikut:

UNLIMITED

  PAKET DATA
  Kecepatan Akses
PREMIUM
Download s/d 768 Kbps
Upload s/d 384 Kbps
REGULAR
Download s/d 384 Kbps
Upload s/d 128 Kbps
  HARIAN
  Cara Registrasi (Short Code)
  Cara Registrasi (SMS)
Rp 7.500
*123*3*2*1
Data(spasi)unl1
 
  MINGGUAN
  Cara Registrasi (Short Code)
  Cara Registrasi (SMS)
Rp 39.000
*123*3*2*7
Data(spasi)unl7
 
  BULANAN
  Cara Registrasi (Short Code)
  Cara Registrasi (SMS)
Rp 99.000
*123*3*2*30
Data(spasi)unl30
Rp 49.000
*123*3*3*30*0
Data(spasi)R30
  VOLUME
UNLIMITED
UNLIMITED
  FUP
500MB/Hari
250MB/Hari
- Berlaku aturan pemakaian wajar, kecepatan download s/d 153 Kbps.
- Tarif sudah termasuk PPN. Waktu mengikuti zona WIB
* Setelah masa berlaku habis, maka pelanggan akan dikenakan tarif regular sesuai dengan tarif dasar layanan data

[+/-] Selengkapnya...